Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
28 Jun 2026 16 pembaca ADMIN Puskemas Kedaung Barat

PUSKESMAS KEDAUNG BARAT GELAR INSPEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PHBS DI SARANA IBADAH


TANGERANG – Guna menciptakan lingkungan tempat ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat, Puskesmas Kedaung Barat melalui Tim Promosi Kesehatan (Promkes) melaksanakan kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) sekaligus Pemberdayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sejumlah sarana ibadah pada Jumat, 05 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah preventif puskesmas untuk memastikan tempat-tempat ibadah tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, melainkan juga menjadi pelopor dalam penerapan lingkungan yang higienis di tengah masyarakat.

IKL: Memastikan Kelayakan Sanitasi Tempat Ibadah

Dalam kegiatan inspeksi kesehatan lingkungan ini, Tim Promkes Puskesmas Kedaung Barat melakukan pemeriksaan dan penilaian mendalam terhadap fasilitas fisik sarana ibadah. Beberapa poin krusial yang menjadi fokus pemantauan meliputi:

  • Ketersediaan dan Kualitas Air Bersih: Memastikan air yang digunakan jemaah untuk berwudu atau bersuci dalam kondisi bersih, tidak berbau, dan bebas dari jentik nyamuk.

  • Kebersihan Fasilitas Sanitasi: Pemeriksaan berkala pada kondisi toilet, tempat wudu, serta saluran pembuangan air limbah agar tidak tergenang.

  • Faktor Risiko Lingkungan: Menilai tingkat pencahayaan, ventilasi udara di dalam ruang utama ibadah, serta kebersihan karpet dan lantai dari debu.

Pemberdayaan PHBS: Mengajak Jemaah dan Pengurus Aktif Hidup Sehat

Tidak sekadar melakukan inspeksi fisik, Tim Promkes Puskesmas Kedaung Barat juga melakukan aksi pemberdayaan masyarakat dengan menggandeng langsung para pengurus (DKM/pengelola) tempat ibadah serta jemaah setempat.

Edukasi dan implementasi PHBS di sarana ibadah yang ditekankan dalam kegiatan ini meliputi:

  1. Penyediaan Sarana Cuci Tangan: Mendorong pengelola untuk selalu menyediakan sabun cuci tangan di area mengalir dekat tempat wudu atau pintu masuk.

  2. Kawasan Tanpa Rokok (KTR): Menyosialisasikan pentingnya menjaga kesucian dan kebersihan udara di lingkungan tempat ibadah dengan bebas dari asap rokok.

  3. Pengelolaan Sampah yang Benar: Menyediakan tempat sampah terpilah yang tertutup di area halaman dan dalam sarana ibadah untuk mencegah datangnya vektor penyakit seperti lalat dan tikus.

    4. pemberantasan jentik nyamuk, menguras tempat penampungan air

    5. kawasan dilarang meludah sembarangan

"Sarana ibadah adalah tempat berkumpulnya banyak orang setiap hari. Oleh karena itu, penerapan PHBS dan kelayakan sanitasi lingkungannya harus benar-benar terjaga. Melalui pemberdayaan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan tempat ibadah adalah bagian dari tanggung jawab kesehatan kita bersama," ujar perwakilan Tim Promkes Puskesmas Kedaung Barat.

Aksi jemput bola dari Tim Promkes Puskesmas Kedaung Barat ini mendapat respons yang sangat positif dari para pengurus sarana ibadah. Mereka berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi inspeksi demi meningkatkan kenyamanan dan kesehatan para jemaah yang datang.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Puskesmas Kedaung Barat berharap seluruh sarana ibadah di wilayah kerjanya dapat terus konsisten menerapkan standar kesehatan lingkungan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk, aman, dan terhindar dari risiko penularan penyakit.

PR/063-PKMKDB/VI/2026

*sm/sna






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.